Video impor mungkin tampak kabur jika pemutaran pratinjau di halaman pengeditan menunjukkan resolusi rendah. Namun, Anda dapat mengabaikan masalah ini karena tidak memengaruhi penggunaan Anda. Pratinjau berkualitas rendah hanya untuk kinerja pengeditan yang lebih halus dan tidak mencerminkan kualitas sebenarnya dari video asli. Saat Anda mengekspor proyek, video akhir akan mempertahankan resolusi asli dan kejelasan file sumber. Konten berikut akan memandu Anda tentang cara meningkatkan kualitas pratinjau dan mengekspor video dalam definisi tinggi.
Cara Meningkatkan Kualitas Pratinjau
Pilih video yang ingin Anda pratinjau, dan pilih kualitas pratinjau di kotak pratinjau. Sistem dapat secara otomatis memilih kualitas yang lebih rendah berdasarkan kecepatan internet atau perangkat keras Anda saat ini. Di sini, Anda dapat menyesuaikan kualitas dengan "Kualitas Tinggi" atau "Kualitas Penuh" .
Bagaimana Meningkatkan Kualitas Video yang Diekspor?
📱 CapCut Aplikasi Mobile (iOS / Android)
- 1
- Jangan menilai dari pratinjau: Keburaman hanya ada di tampilan editor. File asli Anda tetap utuh. 2
- Periksa pengaturan proyek:
- Sebelum mengedit, ketuk "+ Video Baru" → Pilih video Anda. CapCut secara otomatis mengatur resolusi timeline agar sesuai dengan resolusi klip impor pertama Anda.
- Jika nanti Anda menambahkan klip beresolusi lebih tinggi, timeline tidak akan naik - jadi mulailah dengan klip beresolusi tertinggi Anda.
- 3
- Ekspor dengan kualitas penuh:
- Ketuk Ekspor → Set Resolusi agar sesuai dengan sumber Anda (misalnya, 1080p atau 4K).
- Atur Bitrate ke "High" atau "Highest" (Berdasarkan spesifikasi perangkat Anda).
- 4
- Hindari zoom / crop yang berlebihan: Zoom digital di luar 100% akan pixelate rekaman Anda.
📍 T ip: P meletakkan video yang diekspor di komputer atau pemutar eksternal - tidak hanya di aplikasi CapCut - untuk mengkonfirmasi kualitas sebenarnya.
💻 CapCut Desktop (Windows / MacOS)
- Klik Ekspor → Pilih Resolusi , pilih 2K (2560 × 1440) atau 4K (3840 × 2160).
- Set Bit rate "Higher" untuk 4K, "Lower" untuk 1080p (lebih tinggi = lebih tajam) .
📍 T ip: Nonaktifkan "Hardware Acceleration" jika glitchy (kasus langka):
- Buka Pengaturan > Performa → Toggle off pengkodean perangkat keras jika output tampak terkompresi.
🌏 CapCut Web (C apCut Online)
- 1
- Pahami pratinjau-saja: Seperti platform lainnya, blur tidak mempengaruhi kualitas ekspor akhir. 2
- Tetapkan resolusi proyek yang benar di muka:
- Saat membuat proyek, klik "Kustom" di bawah rasio aspek.
- Masukkan resolusi yang Anda inginkan secara manual (misalnya, 1920 × 1080 atau 3840 × 2160).
- 📍 N otice: Saya jika Anda mulai dari template (misalnya, "YouTube 16: 9"), mungkin mengunci resolusi ke 1080p.
- 3
- Ekspor dengan kualitas tinggi:
- Setelah diedit, klik Ekspor .
- Pilih 2K atau 4K di bawah Resolusi (opsi muncul hanya jika proyek diatur ke resolusi itu).
Ekspor web dilengkapi dengan pengaturan kualitas yang direkomendasikan, tetapi Anda dapat secara manual memilih output berkualitas tinggi dan mengunduhnya secara lokal untuk meninjau file.
- 4
- Gunakan perangkat yang kuat & browser Chrome: Laptop yang lemah atau Safari / Firefox dapat memaksa kualitas pratinjau yang lebih rendah; Chrome pada PC modern memberikan hasil terbaik.
📍 T ip: Untuk proyek 4K, hindari mengedit garis waktu yang panjang dalam versi web - mungkin auto-downscale untuk mempertahankan daya tanggap.
🔧 Ringkasan: Perbaikan Kunci di Seluruh Platform
📍 Pengingat Akhir: Selalu periksa video yang diekspor pada layar resolusi tinggi atau pemutar media eksternal - tidak hanya di dalam CapCut- untuk menilai ketajaman secara akurat.
Jika keburaman tetap ada bahkan dalam file yang diekspor, masalahnya mungkin berasal dari:
- Rekaman asli beresolusi rendah,
- Kompresi berlebihan selama perekaman,
- Atau filter / efek yang berlebihan (misalnya, penajaman berat dapat menyebabkan artefak).
Jika Anda terus mengalami masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan langkah-langkah di atas, jangan ragu untuk menghubungi Dukungan CapCut . Kami datang untuk membantu!